Search This Blog

Wednesday, April 28, 2010

LEE YONG DAE ABSEN DARI THOMAS CUP 2010

Pemain andalan Korea Selatan pada nomor ganda, Lee Yong Dae, tidak akan memperkuat negaranya dalam putaran final Piala Thomas yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, 9-16 Mei.

Nama peraih medali emas Olimpiade Beijing pada ganda campuran bersama Lee Hyo Jung itu tidak termasuk dalam daftar nama anggota tim yang dikeluarkan Federasi Bulu Tangkis Dunia (Badminton World Federation/BWF), Senin (26/4).

Bersama pasangannya Jung Jae Sung, Lee saat ini menempati peringkat dua dunia ganda putra setelah meraih tiga gelar Super Series tahun lalu di Indonesia, Hong Kong, dan China, serta di negara mereka tahun ini.

Pemain ganda putra Indonesia, Markis Kido, mengatakan peluang untuk meraih kemenangan atas pasangan Korea lebih terbuka dengan absennya Lee Yong Dae.

"Wah kans-nya lebih besar kalau dia tidak ada," kata Kido, Selasa, mengenai pemain yang sangat tangguh pada ganda putra dan campuran itu.

Pada Piala Thomas, Korea berada dalam Grup A bersama juara bertahan China dan Peru.

Pemain peringkat atas yang juga tidak dimasukkan ke dalam tim negaranya adalah tunggal putri peringkat tiga dunia Wang Lin.

Juara bertahan Piala Uber, China, memilih memasukkan Wang Sixian dan Jiang Yanjiao yang berturut-turut menempati peringkat keempat dan kelima dunia, bersama dua pemain peringkat teratas Wang Yihan dan Wang Xin untuk memperkuat tim mereka.

Kejutan lainnya datang dari tim Thomas Denmark yang memasukkan nama pemain yang sudah mengakhiri karirnya sebagai pemain, Kenneth Jonassen.

Kenneth yang saat ini menjadi pelatih kepala di negaranya dan akan segera melatih di Inggris, bergabung bersama tiga tunggal putra terbaik Denmark, Peter Gade, Jan O Jorgensen, dan Joachim Persson.

Thursday, April 22, 2010

Ganda Campuran Tersingkir di Meksiko

JAKARTA, Kompas.com - Ganda campuran Indonesia, Jones Rafli Jansen/Nurbeta Kwanrico langusng tersingkir dalam pertandingan pertama Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Yunior, Kamis (22/04/2010).
Pasangan Jones/Nurbeta yang diunggulkan di tempat 9/16 ini disingkirkan ganda Malaysia, Teo ee Yi/Shevon Jamie Lai. pasangan Indonesia ini menyerah dua game langsung 16-21 12-21 dalam 23 menit.
Hari ini, Indonesia menurunkan tiga pasangan ganda campuran. Saat ini ganda campuran Dandi Prabudita/Aulia Putri Darajat tengah menghadapi ganda Kanada, Michael Diamond/Surabhi Kadam.
Ganda campuran lainnya, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Novalia Agustin akan menghadapi ganda Meksiko Andres Lopez/Cynthia Gonzalez.

Piala Thomas dan Uber - Simon Santoso Siap Jadi Pemain Penentu

JAKARTA, KOMPAS.com - Nyali Simon Santoso tidak ciut meskipun dia menjadi tunggal ketiga di kualifikasi Piala Thomas 2010. Simon yang berulangkali menjadi penentu kemenangan ini mengaku lebih siap dan percaya diri jelang putaran final piala Thomas 2010 mendatang.
Kalau dari saya ya maunya juara, tapi sejauh ini saya sih mikirnya sebisa mungkin menyumbangkan poin bagi tim. Soal persiapan itu sudah dilakukan sejak kualifikasi lalu
"Sekarang saya lebih tenang dan jauh lebih konsentrasi karena saya sudah punya modal bermain sebagai penentu," ujar Simon ketika ditemui di sela tes kesehatan Asian Games di Senayan, Jakarta, Rabu (21/4/2010).
Ya, pebulu tangkis berusia 25 tahun ini memang tercatat beberapa kali bermain sebagai pemain penentu. Pada pertandingan Piala Thomas tahun 2006 di Jepang, ia tampil sebagai penentu saat di babak kualifikasi serta ketika putaran final melawan Korea Selatan.
Di hari pertama Piala Thomas 2008 di Jakarta, peraih medali perunggu Olimpiade 2004 ini juga membawa Indonesia unggul atas Thailand 3-2. Terakhir di kualifikasi Piala Thomas 2010, Simon kembali menjadi penentu keberhasilan tim Merah Putih, usai menaklukkan tunggal ketiga Korsel Choi Ho Jin dengan straight set 21-18, 21-19.
Pada putaran final Piala Thomas 2010 yang berlangsung 9-16 Mei 2010 nanti di Malaysia, Simon yang menempati peringkat 10 BWF kemungkinan tetap akan menjadi tunggal ketiga setelah Taufik Hidayat (peringkat 5 BWF) dan Sony Dwi Kuncoro.
Ketika ditanya mengenai rival terberat di deretan tunggal ketiga, putra dari pasangan Hosea Lim dan Rahel Yanti ini menyebutkan nama pemain peringkat 14 BWF asal Malaysia, Wong Choong Hann. Meski demikian, Simon tetap optimistis tentang peluang juara bagi Indonesia.
"Kalau dari saya ya maunya juara, tapi sejauh ini saya sih mikirnya sebisa mungkin menyumbangkan poin bagi tim. Soal persiapan itu sudah dilakukan sejak kualifikasi lalu," imbuh peraih medali emas SEA Games 2009 ini.
Sebelumnya, Simon dan sejumlah atlet bulu tangkis lainnya yang tergabung tim Piala Thomas dan Uber akan melakukan pertandingan uji coba (simulasi) di GOR Sritex Arena Solo, pada 24-25 April 2010. Dalam uji coba tersebut akan dipertandingkan atlet Pelatnas Cipayung melawan non pelatnas.
Atlet pelatnas yang akan berlaga antara lain, Sony, Simon, Dionysius Hayom Rumbaka (Tunggal), sedangkan pemain ganda yakni, Muhammad Ahsan/Nova Widianto dan Bona Septano/Rian Sukmawan (ganda).
Atlet non pelatnas antara lain, Taufik, Fauzi Adnan, Andre Kurniawan (tunggal), sedangkan pemain ganda yakni Markis Kido/Hendra Setiawan dan Alvent Yulianto/ Hendra AG.

Kejuaraan Dunia Junior - Riyanto ke Putaran Ketiga

JAKARTA, KOMPAS.com — Pebulu tangkis tunggal putra asal PB Djarum Kudus, Riyanto Subagja melaju ke putaran ketiga Kejuaraan Dunia Yunior di Guadalajara, Meksiko, setelah meraih kemenangan hari Rabu (21/4/2010) waktu setempat.

Riyanto yang menjadi unggulan 9/16 mendapat bye pada putaran pertama dan pada putaran kedua mengalahkan pemain Singapura, Tan Kia Hwee, 21-11, 21-12.

Selanjutnya, Riyanto yang menjuarai Auckland International dan Kejurnas 2009 itu akan melawan Huang Chao dari Singapura yang menang 21-17, 21-11 atas pemain Malaysia, Zenas Lam.

Riyanto menjadi satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia setelah rekan seklubnya, Shesar Hiren Rhustavito—yang mengalahkan Nur Mohd Azriyn Ayub dari Malaysia 21-11, 21-19 pada putaran pertama—tumbang di tangan pemain Hongkong, Lee Chun Hei, 7-21, 26-24, 18-21 pada babak berikutnya.

Di tunggal putri, dua pebulu tangkis Indonesia yang berlatih di PB Tangkas lolos dari putaran kedua. Novalia Agustianti, yang langsung ke putaran kedua karena mendapat bye, mengalahkan Saili Rane dari India, 21-17, 21-12.

Sementara Milicent Wiranto mengawali turnamen Piala Bimantara itu dengan kemenangan 14-21, 21-14, 21-19 atas Helena Lewczynska dari Inggris, dilanjutkan dengan kemenangan 21-9, 21-19 atas Tracy Wong dari Kanada.

Kemudian, Milicent akan berhadapan dengan pemain China, unggulan 9/16, Jiang Yujing yang menang mudah 21-7, 21-7 atas Nina Almer dari Austria. Sementara Novalia bertemu unggulan 9/16, Nittayaporn Nipatsant, dari Thailand.

Adapun pasangan Dandi Prabudita/Aulia Putri Darajat meraih kemenangan WO (walk over) atas Mahmoud El Sayad/Nadine Ashraf dari Mesir untuk maju ke putaran kedua.

Tony: Indonesia Bisa Juara di Malaysia

JAKARTA, Kompas.com - Mantan pebulu tangkis nasional Tony Gunawan optimistis tim putra Indonesia masih mampu memenangi Piala Thomas pada putaran final yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, 9-16 Mei.

"Pada tunggal, Indonesia masih punya Taufik (Hidayat), Sony (Dwi Kuncoro) dan Simon (Santoso), sedangkan pada ganda masih ada Markis Kido/Hendra Setiawan serta Alvent (Yulianto)/Hendra AG," ujar pebulu tangkis yang sejak 2002 bermukim di Amerika Serikat itu di Jakarta, Kamis (22/4/10).

Pasangan Candra Wijaya saat meraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 itu berada di Jakarta untuk mengikuti turnamen khusus ganda putra, "Candra Wijaya Terbuka" yang berlangsung hingga Sabtu (24/4).

Meski optimistis Indonesia dapat meraih trofi di kejuaraan dunia beregu putra itu, Tony mengingatkan bahwa kekompakan tim sangat penting untuk meraih kemenangan.

"Dari dulu juga yang kita jaga kekompakan tim," ujar Tony yang dua kali memperkuat tim Piala Thomas Indonesia pada 1998 dan 2000 itu.

Mengenai pesaing, selain tim China yang sangat kuat, Tony mengingatkan agar tim Indonesia mewaspadai Denmark terutama ganda mereka serta tuan rumah Malaysia yang akan mengandalkan juara All England Lee Chong Wei dan ganda peringkat satu dunia Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.

Soal ujicoba tim yang akan dilaksanakan di Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/4/10), mantan pasangan Tony, Candra Wijaya mengingatkan agar tidak terlalu banyak acara seremonial.

"Ujicoba seharusnya dimanfaatkan pemain untuk memupuk kebersamaan dan menjalin persatuan tim," ujar Candra yang terakhir kali memperkuat tim Thomas Indonesia pada 2006.

Beberapa acara yang dijadwalkan diikuti para pemain selama dua hari dalam rangkaian acara ujicoba di Solo antara lain, mengunjungi pabrik tekstil, mencetak rekor MURI "Atlet Bulu Tangkis Indonesia Membatik Bersama" dan kunjungan ke Keraton.

Friday, April 16, 2010

Sayang, Greysia/Meiliana Tersingkir

JAKARTA, Kompas.com - Ganda puteri Greysia Polii/Meiliana Jauhari gagal ke semifinal kejuaraan bulu tangkis Asia karena kalah dari ganda Malaysia, Vivian Kah Mun Hoo/Woon Khe Wei, Jumat (16/04).
Greysia/Meiliana berjuang ketat selama satu jam 17 menit sebelum menyerah rubber game 24-26 21-11 19-21 dalam pertandingan di New Delhi, India tersebut.
Di game pertama, pertandingan berlangsung ketat sebelum ganda Indonesia menyerah 24-26. Namun di game kedua, Greysia/Meiliana mampu membalik keadaan dan unggul mudah 21-11.
Sayang di game ketiga, pasangan Indonesia ini tidak mampu mempertahankan ritme. Setelah sempat unggul, mereka  kemudian berbalik tertinggal dan akhirnya menyerah 19-21.
Di babak semifinal, Sabtu (17/04), ganda Malaysia ini akan menghadapi unggulan 4 asal Thailand, Savitree Amitapai/Vacharaporn Munkit.
Dengan hasil ini, di babak semifinal Indonesia hanya menyisakan satu wakil yaitu Liliyana Natsir/Devin Lahardi Fitriawan di nomor ganda campuran. Mereka akan menunggu pemenang pertandingan perempatfinal lainnya antara unggulan 7 asal Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying yang bertemu pasangan Jepang, Hirokatsu Hashimoto/Mizuki Fujii.

Satu Lagi Wakil Indonesia Gugur

JAKARTA, KOMPAS.com — Satu lagi wakil Indonesia gugur di perempat final turnamen bulu tangkis Kejuaraan Asia, Jumat (16/4/2010). Ganda putri Pelatnas Cipayung, Anneke Feinya Agustine/Annisa Wahyuni, gagal melewati adangan unggulan ketiga dari Taiwan, Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin, yang menaklukkan mereka straight set, 21-18, 21-12, dalam waktu 26 menit.

Dengan demikian, Indonesia kini tinggal menyisakan dua wakil yang akan tampil di babak delapan besar turnamen berhadiah 150.000 dollar AS ini. Sebelumnya, ganda putri Tontowi Ahmad/Greysia Polii sudah lebih dulu tersungkur karena kalah dari unggulan keenam asal Korea Selatan, Yoo Yeon Seong/Kim Min Jung.

Dua pasangan yang akan bertanding adalah ganda putri Meiliana Jauhari/Greysia Polii yang bertemu pasangan Malaysia, Hoo Vivian Kah Mun/Woon Khe Wei, serta ganda campuran Devin Lahardi Fitriawan (unggulan 5), yang ditantang pasangan Hongkong, Yohan Hadikusumo Wiratama/Tse Ying Suet.

Anneke/Annisa hanya mampu memberikan perlawanan seru pada set pertama. Sempat tertinggal cukup jauh, 1-5 dan 4-8, Anneke/Annisa bisa menyusul dan balik memimpin 9-8 setelah menuai empat poin beruntun. Pertarungan pun berlangsung ketat karena terjadi kejar-mengejar poin.

Sayang, Anneke/Annisa hanya mampu memberikan perlawanan berimbang hingga kedudukan 15-15. Pasalnya, selepas kedudukan itu lawan menyapu empat poin untuk unggul 19-15, sebelum menyudahinya dengan kemenangan 21-18.

Di set kedua, Anneke/Annisa sudah tak berdaya lagi. Sejak awal, mereka selalu tertinggal dan tak pernah bisa menyusul lawan yang berada di atas angin. Tertinggal 3-10, Anneke/Annisa sempat memangkas jarak menjadi 6-10, sebelum lawan menjauh lagi sampai menang 21-12.

Di semifinal, Sabtu (17/4/2010), pasangan Taiwan tersebut akan bertemu dengan Pan Pan/Tian Qing. Unggulan keenam dari China ini maju ke babak empat besar setelah menyingkirkan unggulan kedua dari Jepang, Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna, dengan dua set langsung, 21-13, 21-10.